Tampilkan postingan dengan label qur'an dan hadist. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label qur'an dan hadist. Tampilkan semua postingan
Wanita Diciptakan Dari Tulang Rusuk, Makna Kiasan atau Hakiki?
0 komentar Diposting oleh Unknown di 22.06
Terdapat beberapa hadits yang menjelaskan bahwa wanita
diciptakan dari tulang rusuk laki-laki.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الْمَرْأَةََ خُلِقَتْ مِنْ
ضِلَعٍ, لَنْ تَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةٍ, فَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا
اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَا عِوَجٌ, وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَا كَسَرْتَهَا
وَكَسْرُهَا طَلاَقُهَا
“Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak
bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bernikmat-nikmat
dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada
kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan
memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.”(HR.
Muslim)
Demikian juga sabda beliau,
اسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا،
فَإِنَّ الْمَرْأََةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ … -وَفِي رِوَايَةٍ- الْمَرْأَةُ
كَالضِّلَعِ
“Berwasiatlah kalian dengan kebaikan kepada para wanita
(para istri), karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk…” Dalam satu
riwayat: “Wanita itu seperti tulang rusuk….” (HR.
Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam beberapa ayat Al-Quran ada beberapa ayat yang
mengisyaratkan bahwa Hawa tercipta dari Nabi Adam ‘alaihissalam.
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ
رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا
وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي
تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang
telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah
menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan
laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan
(mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah)
hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (an-Nisaa : 1)
Dan firman Allah,
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ
وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا فَلَمَّا تَغَشَّاهَا
حَمَلَتْ حَمْلاً خَفِيفاً فَمَرَّتْ بِهِ فَلَمَّا أَثْقَلَت دَّعَوَا اللّهَ
رَبَّهُمَا لَئِنْ آتَيْتَنَا صَالِحاً لَّنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِي
“Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan
daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka
setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan
teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat,
keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata:
“Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang sempurna, tentulah kami
termasuk orang-orang yang bersyukur”. (al-A’raf:
189)
Demikianlah jika dipadukan bahwa hadits dan AL-Quran tidak
dipertentangkan. Hawa tercipta dari tulang rusuk nabi Adam ‘alahissalam.
Dijelaskan dalam Fatwa Al-Lajnah Ad-Da`imah (semacam MUI di
Saudi) yang diketui oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah:
“Dzahir hadits menunjukkan bahwa wanita (yang dimaksud di
sini adalah Hawa ) diciptakan dari tulang rusuk Adam. Pengertian seperti ini
tidaklah menyelisihi hadits lain yang menyebutkan penyerupaan wanita dengan
tulang rusuk. Bahkan diperoleh faedah dari hadits yang ada bahwa wanita serupa
dengan tulang rusuk. Ia bengkok seperti tulang rusuk karena memang ia berasal
dari tulang rusuk.
Maknanya, wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang
bengkok maka tidak bisa disangkal kebengkokannya. Apabila seorang suami ingin
meluruskannya dengan selurus-lurusnya dan tidak ada kebengkokan padanya niscaya
akan mengantarkan pada perselisihan dan perpisahan. Ini berarti memecahkannya.
Namun bila si suami bersabar dengan keadaan si istri yang
buruk, kelemahan akalnya dan semisalnya dari kebengkokan yang ada padanya
niscaya akan langgenglah kebersamaan dan terus berlanjut pergaulan keduanya.
Hal ini diterangkan para pensyarah hadits ini, di antaranya Al-Hafizh Ibnu
Hajar dalam Fathul Bari (6/368) semoga Allah l merahmati mereka semua.
Dengan ini diketahuilah bahwa mengingkari penciptaan Hawa dari tulang rusuk
Adam tidaklah benar.”
(Fatwa no. 20053, kitab Fatawa Al-Lajnah Ad-Da`imah lil
Buhuts Al-Ilmiyyah wal Ifta`, 17/10)
kesimpulannya:
1.Makna
wanita diciptakan dari tulang rusuk laki-laki bukan makna kiasan tetapi itulah
makna dzahirnya
2. para suami
selayaknya memaklumi kebengkokan wanita dan bersabar, misalnya ketika sensitif
datang bulan, dan selayaknya suami mengingat kebaikan-kebaikan istri yang
merawat anak-anak dan bersabar di dalam rumah demi untuk suami
3. para istri
juga harus sadar bahwa terkadang dia bengkok dan mungkinsering menyusahkan
suami, membentak suami dan kadang jarang bersyukur dengan kebaikan suami. Ingat
juga bahwa kebanyakan penduduk neraka adalah wanita, karena seringnya
mengingkari kebaikan suami.
Demikian semoga bermanfaat
Daftar Pustaka :
http://muslimafiyah.com/wanita-diciptakan-dari-tulang-rusuk-makna-kiasan-atau-hakiki.html
Label: qur'an dan hadist
10 Manfaat dan Keutamaan Shalat Tahajud
Muslim mana yang tidak ingin mendapat predikat muslim sejati di
mata Allah? Pastinya semua muslim ingin terlihat beramal salah dan bertakwa di
hadapan pencipta-Nya kelak. Hal ini pula mungkin yang selalu dipikirkan oleh
kaum muslimin dan muslimat di seluruh dunia. Sehingga tak jarang mereka selalu
melakukan kewajiban serta sunnah secara sempurna. Begitu banyak sunnah yang
diajarkan oleh Nabi Muhammad guna menuntun kehidupan kaum muslim di muka dunia.
Salah satunya adalah sholat tahajud yang banyak
dilakukan oleh kaum muslim di seluruh dunia. Sholat tahajud sendiri adalah
shalat sunnah yang dikerjakan di malam hari setelah seseorang bangun dari
tidur. Ibadah ini termasuk sunnah mu’akad, yaitu sunnah yang dikuatkan dengan
syara’. Tak jarang banyak orang yang mengerjakannya di kala terbangun di tengah
malam. Anda pun bisa mengerjakannya paling sedikit 2 rakaat dan
sebanyak-banyaknya, tak ada batasan.
Waktu paling mustajab untuk melaukan shalat
tahajud sendiri adalah 1/3 malam. Dimana para malaikat turun ke bumi dan Allah
mengabulkan setiap doa hamba-Nya. Anda tak hanya mendapat imbalan pahala dari
Allah, namun juga serentetan manfaat bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Banyak
orang mengatakan bahwa sholat tahajud diyakini memberi ketenangan dan kedamaian
jiwa. Seseorang yang terbiasa bangun untuk sholat di tengah malam pastinya
mampu mengontrol emosi.
Manfaat Sholat Tahajud
Setidaknya, ada beberapa manfaat sholat tahajud
yang disampaikan dalam penelitian, yaitu.
1. Penghapus dosa dan mencegah berbuat dosa
Seperti yang disampaikan di atas, sholat tahajud
adalah ibadah yang selalu dilakukan oleh orang-orang shaleh. Ibadah ini
mendekatkan diri seorang manusia kepada pencipta-Nya, Allah SWT. Bisa dibilang
sholat tahajud mampu menjadi media penghapus dosa seseorang. Mereka pun
pastinya memperkuat iman dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa besar maupun
kecil. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa sholat malam adalah ibadah yang
sering dilakukan oleh orang-orang shaleh. Ibadah ini dapat mendekatkan
seseorang kepada Sang Pencipta, jalan menghapuskan dosa serta mencegah muslimin
untuk berbuat dosa.
2. Tanda takwanya terlihat di muka
Orang yang selalu melaksanakan sholat tahajud
akan terlihat bersinar wajahnya. Inilah yang menjadi tanda bahwa seseorang
tersebut bertakwa kepada Allah SWT. Tanda-tanda ketakwaan tersebut selalu
terlihat oleh orang-orang di sekitar mereka. Hal tersebut bisa jadi pelecut
semangat bagi kaum muslimin yang lain untuk selalu melaksanakan shalat tahajud.
Shalat tahajud tetap menjaga keimanan seseorang teguh kepada sang Maha
Penyayang.
3. Melancarkan aliran darah di tubuh
Sholat tahajud biasanya dilakukan pada pukul
03.00 pagi. Setiap muslim umumnya terbangun pada jam tersebut untuk mengerjakan
sholat tahajud dan beribadah pada Sang Pencipta. Ibadah ini nyatanya tak hanya
sekedar berbagi keluh kesah, namun memberikan udara segara bagi seluruh organ
tubuh. Ketika itu, udara di atmosfer masih sangat segar dan dihirup oleh
paru-paru. Tubuh kita pun menggerak-gerakkan seluruh otot yang membuat badan
segar seketika dan seluruh aliran darah terasa lancar. Oksigen segar akan
menghilang ketika matahari terbit dan kembali pada pagi berikutnya. Hanya
orang-orang yang terbangun untuk melaksanakan sholat tahajudlah yang bisa
merasakannya.
4. Membesarkan rongga paru-paru
Manfaat gerakan sholat nyatanya memberikan efek positif bagi kesehatan
manusia. Gerakan takbiratul ihram yang diikuti dengan bersedekap sebenarnya
membuka rongga paru-paru lebih lebar. Hal tersebut diketahui mampu memperlancar
aliran udara menuju paru-paru. Kerap kali kita merasakan paru-paru jauh lebih
lapang daripada sebelumnya. Hal ini tidak bisa dipungkiri sebagai salah satu
olah napas yang sangat baik selain berolahraga.
5. Jaminan masuk surga
Rasulullah pernah mengatakan bahwa siapapun yang
melaksanakan shalat tahajud, maka jaminan surga baginya. Hal ini sempat pula
diriwayatkan dalam salah satu hadits, sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri
makanlah, sambung tali kasih, salat malamlah saat orang pada terlelap, maka
masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmizy).
6. Pikiran jauh lebih segar
Bangun tidur pastinya Anda memiliki pemikiran
yang jauh lebih jernih. Bayangkan saja, dalam 1 hari jantung manusia bekerja
100.000 kali dan bernapas sebanyak 20.000 kali. Setiap organ tersebut
memerlukan waktu istirahat yang cukup. Nyatanya tidur adalah istirahat yang
sangat baik bagi tubuh. Dengan begini, seluruh organ tubuh akan beristirahat dari
setiap tugas beratnya. Tidur membantu tubuh memulihkan sel yang sempat
terganggu, menambah kekuatan dan otak pun kembali bekerja dengan baik. Alasan
tersebutlah yang menjadikan shalat tahajud dilaksanakan setelah bangun dari
tidur. Pikiran yang jauh lebih fresh dan segar membuat gerakan shalat kita juga
khusyu’ memaknai ayat-ayat Al-Qur’an.
7. Mendapat keringanan ketika dinasab di akhirat
Keutamaan lainnya dari shalat tahajud adalah
keringanan di hari akhir nanti. Setiap orang pastinya mempunyai catatan dosa
dan pahala yang akan diterima di akhirat. Apabila catatan amalnya lebih banyak,
niscaya surga tempatnya. Namun bila sebaliknya, sudah barang tentu neraka
adalah tempat yang tepat. Bagi kaum muslim yang taat, shalat tahajud bisa
menjadi media untuk mendapatkan keringanan ketika dinasab di akhirat. Allah
akan memberikan keutamaan ini kepada mereka yang memohon ampun dan berdoa di
sepertiga malam.
8. Memperoleh cinta Allah
sponsored links
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, bahwa orang yang selalu melaksanakan
shalat tahajud akan memperoleh cinta dari Allah SWT. Sebagaimana Beliau
bersabda pada Abu Darda’ r.a. tentang keutamaan shalat tahajud ini. Mereka yang
memilih bangun di tengah malam dan meninggalkan kenyamanan tidur, niscaya akan
mendapat cinta dari Allah SWT. Kaum mukmin tersebut memutuskan meninggalkan
syahwat mereka dan bersujud di hadapan sajadah. Segala pengampunan doa
diberikan Allah kepada orang-orang tersebut. Tentu saja cinta Allah kepada
orang-orang shaleh tak berputus hingga hari akhir dan perhitungan nanti.
9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Secara bio-teknologi, penemuan baru menyebutkan
bahwa shalat tahajud mampu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Di samping
itu, bagi para penderita kanker akan merasakan manfaat lainnya, yaitu menghilangkan
rasa nyeri yang kerap melanda. Pada bidang ini pula dikatakan bahwa shalat
tahajud meningkatkan respon positif yang sangat efektif dalam anastesi pra
bedah. Alasan inilah yang menjadikan mengapa shalat tahajud sangat baik
dilaksanakan oleh penderita penyakit berat sekalipun. Anda akan merasakan
begitu banyak manfaat dalam gerakan shalat malam tersebut.
10. Shalat yang paling afdol setelah 5 waktu
Kewajiban setiap muslim dan muslimin di seluruh
dunia adalah mengerjakan shalat 5 waktu. Allah SWT menyukai umat-Nya yang
selalu mengingat-Nya baik dalam keadaan senang maupun sedih. Tak ada tempat
berbagi ataupun mengadu yang lebih baik selain kepada Allah SWT. Shalat tahajud
menjadi salah satu ibadah yang paling afdol setelah shalat 5 waktu. Shalat tengah
malam memberi kesempatan kepada Anda untuk beribadah lebih khusyu’. Waktu
tersebut juga sangat tepat untuk berkeluh kesah dan memohon ampunan dari Sang
Pencipta.
Sumber:
Label: qur'an dan hadist
Agama Islam
Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan agama inilah Allah menutup agama-agama sebelumnya. Allah telah menyempurnakan agama ini bagi hamba-hambaNya. Dengan …

Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dengan agama inilah Allah menutup agama-agama sebelumnya. Allah telah
menyempurnakan agama ini bagi hamba-hambaNya. Dengan agama Islam ini
pula Allah menyempurnakan nikmat atas mereka. Allah hanya meridhoi Islam
sebagai agama yang harus mereka peluk. Oleh sebab itu tidak ada suatu
agama pun yang diterima selain Islam.
Allah ta’ala berfirman,
مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِّن رِّجَالِكُمْ
وَلَكِن رَّسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ
شَيْءٍ عَلِيماً
“Muhammad itu bukanlah seorang ayah dari salah seorang lelaki
diantara kalian, akan tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para
Nabi.” (QS. Al Ahzab: 40)
Allah ta’ala juga berfirman,
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً
“Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian,
dan Aku telah cukupkan nikmat-Ku atas kalian dan Aku pun telah ridha
Islam menjadi agama bagi kalian.” (QS. Al Maa’idah: 3)
Allah ta’ala juga berfirman,
إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ
“Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran: 19)
Allah ta’ala berfirman,
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Dan barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan
pernah diterima darinya dan di akhirat nanti dia akan termasuk
orang-orang yang merugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85)
Allah ta’ala mewajibkan kepada seluruh umat manusia untuk beragama
demi Allah dengan memeluk agama ini. Allah berfirman kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللّهِ
إِلَيْكُمْ جَمِيعاً الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ لا
إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ يُحْيِـي وَيُمِيتُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرَسُولِهِ
النَّبِيِّ
الأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللّهِ وَكَلِمَاتِهِ
وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
“Katakanlah: Wahai umat manusia, sesungguhnya aku ini adalah
utusan Allah bagi kalian semua, Dialah Dzat yang memiliki kekuasaan
langit dan bumi, tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, Dia lah yang
menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kalian kepada Allah dan
Rasul-Nya seorang Nabi yang ummi (buta huruf) yang telah beriman kepada
Allah serta kalimat-kalimat-Nya, dan ikutilah dia supaya kalian
mendapatkan hidayah.” (QS. Al A’raaf: 158)
Di dalam Shahih Muslim terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan dari jalur Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda yang artinya, “Demi
Zat yang jiwa Muhammad berada di tangannya. Tidaklah ada seorang
manusia dari umat ini yang mendengar kenabianku, baik yang beragama
Yahudi maupun Nasrani lantas dia meninggal dalam keadaan tidak mau
beriman dengan ajaran yang aku bawa melainkan dia pasti termasuk salah
seorang penghuni neraka.”
Hakikat beriman kepada Nabi adalah dengan cara membenarkan apa yang
beliau bawa dengan disertai sikap menerima dan patuh, bukan sekedar
pembenaran saja. Oleh sebab itulah maka Abu Thalib tidak bisa dianggap
sebagai orang yang beriman terhadap Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam walaupun dia membenarkan ajaran yang beliau bawa, bahkan dia berani bersaksi bahwasanya Islam adalah agama yang terbaik.
Agama Islam
ini telah merangkum semua bentuk kemaslahatan yang diajarkan oleh
agama-agama sebelumnya. Agama Islam yang beliau bawa ini lebih istimewa
dibandingkan agama-agama terdahulu karena Islam adalah ajaran yang bisa
diterapkan di setiap masa, di setiap tempat dan di masyarakat manapun.
Allah ta’ala berfirman kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِناً
“Dan Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab dengan benar sebagai pembenar kitab-kitab yang terdahulu serta batu ujian atasnya.” (QS. Al Maa’idah: 48)
Maksud dari pernyataan Islam
itu cocok diterapkan di setiap masa, tempat dan masyarakat adalah
dengan berpegang teguh dengannya tidak akan pernah bertentangan dengan
kebaikan umat tersebut di masa kapan pun dan di tempat manapun. Bahkan
dengan Islamlah keadaan umat itu akan menjadi baik. Akan tetapi bukanlah
yang dimaksud dengan pernyataan Islam itu cocok bagi setiap masa,
tempat dan masyarakat adalah Islam tunduk kepada kemauan setiap masa,
tempat dan masyarakat, sebagaimana yang diinginkan oleh sebagian orang.
Agama Islam adalah agama yang benar. Sebuah agama yang telah mendapatkan jaminan pertolongan dan kemenangan dari Allah ta’ala bagi siapa saja yang berpegang teguh dengannya dengan sebenar-benarnya. Allah ta’ala berfirman,
هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
“Dia lah Zat yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa
Petunjuk dan Agama yang benar untuk dimenangkan di atas seluruh
agama-agama yang ada, meskipun orang-orang musyrik tidak menyukainya.” (QS. Ash Shaff: 9)
Allah ta’ala berfirman,
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا
الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ
الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي
ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً
يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ
فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
“Allah benar-benar telah menjanjikan kepada orang-orang yang
beriman serta beramal salih diantara kalian untuk menjadikan mereka
berkuasa di atas muka bumi sebagaimana orang-orang sebelum mereka telah
dijadikan berkuasa di atasnya. Dan Allah pasti akan meneguhkan bagi
mereka agama mereka, sebuah agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka
peluk. Dan Allah pasti akan menggantikan rasa takut yang sebelumnya
menghinggapi mereka dengan rasa tenteram, mereka menyembah-Ku dan tidak
mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apapun. Dan barangsiapa yang ingkar
sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An Nuur: 55)
Agama Islam adalah ajaran yang mencakup akidah/keyakinan dan
syariat/hukum. Islam adalah ajaran yang sempurna, baik ditinjau dari
sisi aqidah maupun syariat-syariat yang diajarkannya:
- Islam memerintahkan untuk menauhidkan Allah ta’ala dan melarang kesyirikan.
- Islam memerintahkan untuk berbuat jujur dan melarang dusta.
- Islam memerintahkan untuk berbuat adil dan melarang aniaya.
- Islam memerintahkan untuk menunaikan amanat dan melarang berkhianat.
- Islam memerintahkan untuk menepati janji dan melarang pelanggaran janji.
- Islam memerintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua dan melarang perbuatan durhaka kepada mereka.
- Islam memerintahkan untuk menjalin silaturahim (hubungan kekerabatan yang terputus) dengan sanak famili dan Islam melarang perbuatan memutuskan silaturahim.
- Islam memerintahkan untuk berhubungan baik dengan tetangga dan melarang bersikap buruk kepada mereka.
Secara umum dapat dikatakan bahwasanya Islam memerintahkan semua
akhlak yang mulia dan melarang akhlak yang rendah dan hina. Islam
memerintahkan segala macam amal salih dan melarang segala amal yang
jelek. Allah ta’ala berfirman,
إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ
وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ
وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
“Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat adil, ihsan dan
memberikan nafkah kepada sanak kerabat. Dan Allah melarang semua bentuk
perbuatan keji dan mungkar, serta tindakan melanggar batas. Allah
mengingatkan kalian agar kalian mau mengambil pelajaran.” (QS. An Nahl: 90)
***
Diterjemahkan dari Syarh Ushul Iman, hal. 5-8, Penerbit Darul Qasim
Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah
Diterjemahkan oleh: Abu Muslih Ari Wahyudi
[ Materi artikel ini adalah salah satu pelajaran dasar agama islam, untuk melihat pelajaran dasar lainnya simak pada artikel Pelajaran Dasar Agama Islam ]
Daftar Pustaka :
https://muslim.or.id/626-agama-islam.html
Label: qur'an dan hadist
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)


