Tampilkan postingan dengan label fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiqih. Tampilkan semua postingan
40. pasukan Salib datang ke Timur ketika Khalifah Bani Abbas berada dalam masa kemunduran.
Tak diduga, banyak anggota pasukan Salib tertarik kepada Islam dan
kemudian menggabungkan diri dengan pasukan Salib lainnya. Thomas Arnold,
dalam Al Da’wah ila Al Islam, menyebutkan bahwa mereka masuk Islam
setelah melihat kepahlawanan Salahuddin sebagai cerminan ajaran Islam.
39. Maqom Ibrahim bukanlah kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana dugaan atau pendapat sebagian orang. Maqom Ibrahim adalah batu pijakan pada saat Nabi Ibrahim membangun Ka’bah.
38. Hijir Ismail ini dahulu merupakan tempat
tinggal Nabi Ismail, disitulah Nabi Ismail tinggal semasa hidupnya dan
kemudian menjadi kuburan beliau dan juga ibunya.
37. Al Khowarizmi (matematika), Jabir Ibn Hayyan
(kimia), Ibnu Khaldun (sosiologi dan sejarah), Ibnu Sina (kedokteran),
Ar Razi (kedokteran), Al Biruni (fisika), Ibnu Batutah (antropologi)
adalah contoh dari ratusan cendikiawan muslim yang menjadi rujukan dalam
ilmu pengetahuan modern.
36. Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam.
35. Imam Ali bin Abi Thalib adalah satu-satunya orang yang pernah lahir di dalam Ka’bah.
34. Semua anak Nabi Muhammad, yakni,
Al-Qasim,Abdullah dan Ibrahim, meninggal kurang lebih pada usia 2 tahun.
Allah sengaja memanggil mereka lebih awal agar kaum muslimin tidak
mengangkat mereka menjadi rasul yang baru.
33. Al-Qur’an adalah buku terlaris di benua eropa.
32. Musa A.S adalah nama yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an, sedangkan maryam adalah satu2nya nama perempuan yang disebut dalam Al-Qur’an.
31. Selama 23 kali perang semasa Rasulullah memimpin, hanya sekali kekalahan yang di derita kaum muslimin, yakni, perang uhud
30. kata2 terakhir Nabi Muhammad sebelum wafat adalah “Ummatii … ummatii … ummatii” yang mengungkapkan betapa besar cintanya kepada umatnya.
29. Nabi Muhammad tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis, namun ingatannya sangat kuat dan sangat cerdas.
28. Rasulullah menyebutkan ada 73 golongan dalam islam, dan hanya 1 yang akan masuk jannah yaitu “Al Jama’ah”.
27. Aliran sesat di Indonesia dalam rentangan waktu selama 6 tahun saja (2001 – 2006) telah mencapai angka 250 aliran.
26. sebelum Nabi Ibrahim menginjakkan kakinya ke tanah Makkah sudah ada bangunan Ka’bah yang telah dibangun oleh malaikat dan generasi
sebelum Nabi Ibrahim as. Hal itu dapat dipahami dari kata “Yarfa’u” meninggikan berarti meninggikan bangunan yang sudah ada.
25. Rasulullah pernah membelah bulan menjadi 2 bagian, dengan hanya menunjuk bulan dengan jarinya. diabadikan Allah dalam al-Qur’an surah Al-Qamar ayat 1: “Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah.”
24. Islam, berarti “submisi” atau “menyerah” kepada satu Tuhan, Allah “Islam” juga
berasal dari kata “salam”, “perdamaian” dan yang kedua dalam arti
“berserah diri”. demikian, arti dari “Islam” adalah “kedamaian yang
sempurna yang datang bila kita hidup berserah diri kepada Allah”.
23. Malaikat tidak terhitung jumlahnya dan hanya Allah yang mengetahuinya.
22. IBRAHIM adalah “Bapak” dari tiga agama besar, yakni “Judaisme”, “Nasrani”, dan “Islam”.
21. Shalat yang pertama dilakukan oleh Rasulallah Saw menghadap Masjidil Haram adalah shalat Ashar bersama para sahabat, setelah sebelumnya berkiblat ke Masjidil Baitul Maqdis selama enam belas bulan.
20. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air.
19. Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu
mengeluarkan semacam radiasi yang berpusat di kota Mekah, tepatnya
berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat
infinite ( tidak berujung ), radiasi tersebut menembus planet mars dan
masih berlanjut. peneliti mempercayai bahwa radiasi ini memiliki
karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan
Ka’bah di alam akhirat.
18. Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya:
17. Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.
16. Jasad Firaun (Ramses II) yang tenggelam di laut merah, Baru ditemukan
oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. setelah 3000 tahun berada di bawah tanah dan pasir
15. Jasad Nabi Muhammad pernah ingin dicuri 2 kali, namun kedua2nya gagal dan salah satu yang mencuri dihilangkan oleh Allah dari bumi
14. Sebanyak 8 juta orang Muslim yang kini ada di AS dan 20.000 orang AS masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa 9/11
13. islam menyebar ke bumi nusantara ketika Nabi Muhammad masi hidup
12. Berdasarkan data dari Departmen Pertahanan Amerika Serikat. Dari 1,4 juta prajurit di militer Amerika, diperkirakan ada sekitar 3.700 yang beragama Islam ( Muslim ).
11. pemeluk Islam bertambah 2,9% per tahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% per tahun.
10. Nama original dari kota suci Madinah adalah “Yasthrib”
9. Jikalau sekarang Al-Qur’an dihancurkan, maka
versi arab dari Al-Qur’an akan segera di-recover oleh jutaan muslim,
yang disebut Huffaz yang telah menghafalkan kata-kata di dalam Al-Qur’an
dari mulai awal sampai dengan akhir ayat.
8. Nabi Muhammad SAW melaksanakan ibadah haji hanya 1 kali dalam hidupnya
7. Umat Hindu percaya bahwa di dalam Ka’Bah ada salah satu dari Tuhan mereka yang bernama ‘Shiva Lingam‘
6. Islam merupakan agama yang pertumbuhannya paling cepat di dunia menurut banyak sumber, diperkirakan akan menjadi agama nomor 1 pada tahun 2030
5. Tidak ada apa-apa di dalam Ka’bah
4. Beberapa ayat di dalam Al-Qur’an menggambarkan
pentingnya persamaan hak antara pria dan wanita ( secara perhitungan
matematik ). Kata “Pria” dan “Wanita” di dalam Al-Qur’an sama-sama
berjumlah 24
3. Kata-kata berikut ini diserap dari bahasa Arab :
Algebra, Zero, Cotton, Sofa, Rice, Candy, Safron, Balcony, bahkan
‘Alcohol’ juga berasal dari bahasa Arab, Al-Kuhl, yang mempunyai arti
bubuk
2. Albania merupakan negara satu-satunya di benua Eropa yang 90% penduduknya beragama Islam
1. Nama “Muhammad” adalah nama yang paling populer di seluruh dunia
(walaupun salah mahomed..mohammed..dll) dan menempati urutan nomor dua
di negara Inggris untuk nama bayi laki-laki ( urutan pertama ditempati
oleh nama ‘Jack’ )
Daftar Pustaka :
https://fathandq.wordpress.com/40-fakta-mengejutkan-tentang-islam/
Label: fiqih
Hukum Pacaran dan LDR dalam Islam
Assalamualaikum , kali ini kita akan bahas mengenai Hukum Pacaran dan LDR dalam Islam .
Kita tahu bahwa banyak sekali anak jaman sekarang tentunya yang
menginjak usia remaja yang sudah bisa mempalingkan hatinya dari keluarga
dan Allah ke lawan jenis, misalnya saja ada anak perempuan jatuh cinta
ke teman cowo satu kelasnya.
Sebenarnya pacaran dalam remaja sekarang di bagi 2 yaitu pacaran
Kopdar atau Kopi Darat yang berarti ketemuan dan sebagainya, terus LDR
(Long Distance Relationship) yang artinya hubungan jarak jauh. Lalu
bagaimana Islam sendiri memandang keduanya?
Telah sama-sama kita ketahui bahwa Islam adalah agama yang mengharamkan perbuatan zina, termasuk juga perbuatan yang mendekati.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra, 17 : 32)
Lalu apa saja perbuatan dan sikap yang tergolong mendekati zina itu ?
Diantaranya adalah; Saling memandang,merajuk atau manja baik langsung
atau dalam text/chat,bersentuhan,berpelukan,teleponan hanya untuk
memecah rasa kangen. Karena unsur tersebut sangat di larang dalam Islam,
maka dari itulah Pacaran dalam bentuk apapun itu Haram hukumnya.
Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam hadits sebagai berikut:
Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: “Tidak ada yang ku perhitungkan
lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil dari pada hadits yang
diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Allah
telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia
lakukan. Zinanya mata adalah melihat (dengan syahwat), zinanya lidah
adalah mengucapkan (dengan syahwat), zinanya hati adalah mengharap dan
menginginkan (pemenuhan nafsu syahwat), maka farji (kemaluan) yang
membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Al-Bukhari dan Imam
Muslim)
Dalil di atas kemudian juga diperkuat lagi oleh beberapa hadits dan ayat Al-Qur’an berikut:
“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.”
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah
seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai
mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Imam Ahmad)
“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (Hadist Hasan, Thabrani dalam Mu’jam Kabir 20/174/386)
“Demi Allah, tangan Rasulallah SAW tidak pernah menyentuh tangan
wanita (bukan mahram) sama sekali meskipun dalam keadaan memba’iat.
Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat
kalian.” (HR. Al-Bukhari)
“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik, Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Telah berkata Aisyahr.a. “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh
tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil
janji) dengan perkataaan.”
(HR. Al-Bukhari dan IbnuMajah).
“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain.
Karena pandangan yang pertama mubah untukmu.
Namun yang kedua adalah haram.” (HR. Abu Dawud, Ath-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)
“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka
barang siapa yang memalingkan (menundukan) pandangannya dari kecantikan
seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di
hatinya kelezatan sampai pada hari Kiamat.” (HR. Imam Ahmad)
Dari Jarir bin Abdullah
r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulallah SAW tentang
memandang (lawan-jenis) yang (membangkitkan syahwat) tanpa disengaja.
Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan (menundukan) pandanganku.” (HR. Imam Muslim)
“Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidak-lah seperti wanita
yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (merendahkan
suara) dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit
dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (QS. Al-Ahzab, 33 : 32)
Dalam bahasa mudahnya, kami menyempurnakan dengan fase berikut;
Pacaran dan LDR itu sama sama dosa karena apa ? karena bisa menimbulkan
hal-hal yang berkaitan dengan nafsu berlebihan seperti
manja,mengandalkan seseorang,marah,cemburu,kesal,dll. Dan dari sebab itu
pula kita tidak bisa menjamin apa kita bisa menjaga semua aurat kita
dalam pacaran dan LDR termasuk suara di telepon, suara ketawa, dan
sebagainya. Ada baiknya jika ada orang yang menyukai Anda, bisa di kasih
pencerahan dengan artikel ini.
Lalu bagaimana cara terbaik kalau kita suka sama seseorang ?
Kalau kita masih muda dan masih disibukan dengan aktifitas pribadi,
sebaiknya rasa cinta kasih sayang kita hanya kita persembahkan ke Allah
dan Orang Tua serta Keluarga kita, jangan pernah yang namanya mencoba
jaga hati karena kita tidaklah tau apa yang akan terjadi di masa depan,
termasuk ucapan jaga hati takutnya kita tak sesuai dengan ucapan kita,
rujuknya ke dosa . Adapun jika kita sudah mantap untuk nikah tetapi
misal terganjal harus nunggu wisuda atau sejenisnya, maka yang benar
caranya bukan pacaran akan tetapi Ta’aruf.
Terimakasih atas perhatian semua pembaca yang telah membaca artikel Hukum Pacaran dan LDR dalam Islam ini, semoga bisa mengambil hikmah semaksimal mungkin.
Wassalamualaikum wr.wb.
daftar pustaka :
http://dakwahmu.com/2015/03/31/hukum-pacaran-dan-ldr-dalam-islam/
Label: fiqih
Wahai ukhti..
wajah memang bukanlah Aurat, namun kalian harus berfikir
wajah kalian juga bisa menimbulkan Fitnah khususnya para Kaum Hawa saat ini
yang senang dengan Selfie.....
Dalam islam hukum selfie memang tidak tertulis langsung dalam kitab al-Quran maupun As-sunnah. Namun dalam ajaran islam terdapat beberapa hadist yang menerangkan tentang larangan menggambar.
Dalam islam hukum selfie memang tidak tertulis langsung dalam kitab al-Quran maupun As-sunnah. Namun dalam ajaran islam terdapat beberapa hadist yang menerangkan tentang larangan menggambar.
Menurut hadis, foto selfie dikategorikan
sebagai gambar di mana Rasulullah Muhammad Saw melarang membuat gambar maupun
dipajang di dalam rumah. Berikut ini hadits atau sumber hukum Islam syariah
yang melarang foto selfie.
"(Baginda) Muhammad SAW melarang gambar
ada di dalam rumah dan beliau juga melarang membuat gambar." Hadits
Riwayat Tirmizi Nomor 1749.
Lalu, foto apa saja yang dilarang dalam
syariat Islam? Semua gambar yang dihasilkan dari objek bernyawa dilarang, yaitu
manusia, hewan, termasuk tumbuhan. Suatu ketika malaikat Jibril ingin masuk ke
dalam rumah, tetapi Jibril menyuruh pemilik rumah untuk menyingkirkan kepala
patung yang ada di rumah baru ia akan masuk.
Hal ini menunjukkan bahwa gambar, foto atau
patung bernyawa yang ditandai dengan adanya kepala di dalam rumah dilarang
dalam Islam. Hal ini diperkuat dengan hadis yang berbunyi:
"(Ciri-ciri) gambar adalah terdapat
kepala, apabila kepala (gambar) itu dihilangkan, maka bukan lagi dikatakan
gambar." (HR Al Baihaqi 7/270)."
Syeh Al Albani mengatakan bahwa hadits di
atas sahih dan tidak diragukan lagi kebenarannya. Berdasarkan hadis tersebut,
sejumlah ulama melarang untuk membuat foto yang identik dengan gambar, termasuk
foto selfie. Apalagi video selfie biasanya menunjukkan kepala di mana kategori
sebuah lukisan yang dimaksud Nabi pada zaman dahulu adalah meliputi kepala.
Dengan dasar dan landasan ini, beberapa ulama memberikan fatwa bahwa foto
selfie itu haram. Meski begitu, ada juga sejumlah ulama yang memperbolehkan
hukum foto selfie ditinjau dari perspektif Islam. Dalam
hadis yang dilarang adalah menggambar
makhluk hidup yang bernyawa, sedangkan tumbuhan boleh digambar. dalam website
konsultasi islam terdapat beberapa hadis mengenai larangan menggambar makhluk
bernyawa:
Dari Ibnu, dia berkata, “Rasulullah Saw bersabda, ‘Barangsiapa menggambar suatu gambar dari sesuatu yang bernyawa di dunia, maka dia akan diminta untuk meniupkan ruh kepada gambarnya itu kelak di hari akhir, sedangkan dia tidak kuasa untuk meniupkannya.’” [HR. Bukhari].
Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya diantara manusia yang paling besar siksanya pada hari kiamat adalah orang-orang yang menggambar gambar-gambar yang bernyawa.” (lihat Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, bab Tashwiir).
Hadis tersebut sudah jelas menerangkan adanya larangan menggambar makhluk yang bernyawa. Maksud dari arti kata menggambar dalam hadis tersebut adalah membuat seketsa gambar menggunakan tangan sendiri dengan bantuan alat dimana kita membuat semirip-miripnya dari gambar asli atau dengan membuat sendiri gambar tanpa meniru. sebagai contoh adalah melukis makhluk bernyawa, menggambar makhluk hidup tanpa objek di komputer atau di buku gambar.
Dalam kasus ini, foto termasuk dalam kategori gambar, namun foto tidak dibuat sendiri. Cara kerja foto sama seperti cermin hanya saja hasilnya dalam bentuk cetak dan ini merupakan sebuah pantulan dari gambar aslinya jadi tidak sama dengan dilukis atau digambar.
Foto atau foto selfie tidak dilarang dalam agama, bahkan jika dipublikasikan. Ada beberapa hal yang membuat foto menjadi dilarang diantaranya adalah:
1. Foto bertujuan untuk pamer sehingga mnimbilkan ujub.
2. Foto bertujuan untuk merugikan orang lain.
3. Foto bertujuan untuk menyakiti diri-sendiri dan orang lain.
4. Foto bertujuan untuk nafsu belaka.
5. Foto yang bertujuan untuk mengadu domba dan membocorkan rahasia yang baik.
Di saat sekarang banyak sekali orang yang meninggal sia-sia hanya karena hoby belaka. Dalam webiste dream.co.id banyak orang yang melanggar lalulintas dan menjadi korban karena berkendara sambil foto selfie. Berita tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak kejadian akibat foto selfie. hobi tersebut akan terlihat lebih baik jika memiliki manfaat. Foto selfie itu baik selama sesuai dengan batasan-batasan norma sosial. Hendaknya foto tersebut dijadikan sarana mendidik dan menyampaikan informasi baik bagi semua orang
Dari Ibnu, dia berkata, “Rasulullah Saw bersabda, ‘Barangsiapa menggambar suatu gambar dari sesuatu yang bernyawa di dunia, maka dia akan diminta untuk meniupkan ruh kepada gambarnya itu kelak di hari akhir, sedangkan dia tidak kuasa untuk meniupkannya.’” [HR. Bukhari].
Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya diantara manusia yang paling besar siksanya pada hari kiamat adalah orang-orang yang menggambar gambar-gambar yang bernyawa.” (lihat Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, bab Tashwiir).
Hadis tersebut sudah jelas menerangkan adanya larangan menggambar makhluk yang bernyawa. Maksud dari arti kata menggambar dalam hadis tersebut adalah membuat seketsa gambar menggunakan tangan sendiri dengan bantuan alat dimana kita membuat semirip-miripnya dari gambar asli atau dengan membuat sendiri gambar tanpa meniru. sebagai contoh adalah melukis makhluk bernyawa, menggambar makhluk hidup tanpa objek di komputer atau di buku gambar.
Dalam kasus ini, foto termasuk dalam kategori gambar, namun foto tidak dibuat sendiri. Cara kerja foto sama seperti cermin hanya saja hasilnya dalam bentuk cetak dan ini merupakan sebuah pantulan dari gambar aslinya jadi tidak sama dengan dilukis atau digambar.
Foto atau foto selfie tidak dilarang dalam agama, bahkan jika dipublikasikan. Ada beberapa hal yang membuat foto menjadi dilarang diantaranya adalah:
1. Foto bertujuan untuk pamer sehingga mnimbilkan ujub.
2. Foto bertujuan untuk merugikan orang lain.
3. Foto bertujuan untuk menyakiti diri-sendiri dan orang lain.
4. Foto bertujuan untuk nafsu belaka.
5. Foto yang bertujuan untuk mengadu domba dan membocorkan rahasia yang baik.
Di saat sekarang banyak sekali orang yang meninggal sia-sia hanya karena hoby belaka. Dalam webiste dream.co.id banyak orang yang melanggar lalulintas dan menjadi korban karena berkendara sambil foto selfie. Berita tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak kejadian akibat foto selfie. hobi tersebut akan terlihat lebih baik jika memiliki manfaat. Foto selfie itu baik selama sesuai dengan batasan-batasan norma sosial. Hendaknya foto tersebut dijadikan sarana mendidik dan menyampaikan informasi baik bagi semua orang
Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk
anda:)) Wassalamualaikum wr. wb.
Daftar Pustaka
http://www.dream.co.id/news/ ketika-selfie-berujung- kematian-di-negara-islam- 1408250.html
http://www.dream.co.id/news/
Label: fiqih
Memberi Tips Agar Sholatnya Bisa Khusyu'
ada 6 poin. “Seorang bertanya
pada Sayyidil Habib Umar bin Hafidz, “Bagaimana agar kita bisa
khusyu’?” Sayyidil Habib Umar bin Hafidz menjawab, ” Seseorang di
katakan khusyu’ jika memenuhi 6 kriteria, yaitu:
1.
(Hudurul Qolb) Hadirnya hati. hadirnya hati harus di latih
terus-menerus, bila hati kemana-mana paksa untuk kembali lagi, Insya
Allah , hati akan terbiasa hudhur.
2. (Tafahhumul Ma’ani) Memahami arti atas apa yang kita katakan dan kita sedang lakukan.
3.
(Al ijlal watta’dzhim ) Adanya rasa mengagungkan dan memulyakan kepada
Allah SWT. Terkadang kita hadir hati, mengetahui arti, tapi tanpa
pengagungan hal ini seperti seseorang yang memahami perkataan anak kecil
yaitu tidak terlalu menghiraukannya.
4.
(Al ijlal watta’dzhim ma’al Haibah) Hendaknya rasa memulyakan dan
pengagungan tadi di iringi dengan rasa haibah (kewibawaan). Haibah: Rasa
takut yang timbul karena rasa mengagungkan. Takut sholat kita tidak di
terima oleh Allah.
5. (ar-Roja’)
Kuatnya harapan bahwa sholat kita di terima oleh Allah juga menjadi
sebab dekatnya kita pada Allah serta mengharapkan mendapat balasan yang
agung.
6. (Haya’) Adanya rasa malu bahwasannya kita tidak menunaikan hak Allah dengan semestinya.Kemudian
Habib Umar mengatakan, “Jika enam kriteria ini terdapat padamu, maka
sholatmu bisa di katakan sholat yang khusyu’.”
Mudah-mudahan Allah
memberikan taufiq kepada kita sehingga bisa mengamalkan tips yang
diberikan beliau. Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan
kita termasuk orang-orang yang khusyu’ dalam sholat. Aamiin. Wallahu
a’lam.
Label: fiqih
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)



